Skip to main content

Menulis ?!

Ketika masalah datang dan pergi kerap berlalu diterpa waktu jarang meninggalkan bekas sesekali yang tertinggal sebongkah dendam atau sakit hati ketika kebaikan entah musnah kemana ada baiknya ada catatan sebagai pengingat apa yang sudah kita lewati mencari hikmah yang kadang luput dari pemahaman kita belajar menjadi bijak dalam masalah tidak hanya mengedepankan hati dan ego memilah mana saja yang dijadikan hikmah atau disisihkan sebagai sampah tidak serta merta melebelkan sama dengan alasan kita tidak suka the point is WRAITING sebagai salah satu cara kita belajar menjadi dewasa ...

Comments

Popular posts from this blog

tante nita

kangen... tan

Berdamai dengan Teguran

(Part 1) Kenapa saya menulis seperti ini?? Karena saya mengalami hal yang sangat tidak mengenakkan dan semoga tidak berulang di lain waktu. Betul dan salah bagaikan dua sisi mata uang, so close with us. Niatnya menegur, sudah pakai cara yang santun, yups dapat semprotan balik, wow koq begini ya! Catatan juga buat anak-anakku tercinta yang tidak luput dari pengelihatan bundamu. • Alasannya pasti ada saja, tentu saja beribu alasan selalu tersedia, kita pun tidak bermasalah dengan alasan yang terlontar apapun bentuknya dan itu suatu permakluman dari seorang teman. • Tapi yang jadi masalah caranya minim samalah dengan standar jemuran maksudnya teguran yang diberikan, syukur-syukur more better wong ya walaupun sedikit memang kita ada khilafnya. • Alasan ataupun pembelaan diri secukupnya dan sewajarnya sajalah, kiranya orang yang menegur paham alasan kehilafan kita, jangan sampai mencari kambing hitam, memperlebar pembicaraan yang memperkeruh masalah. • Meminta solusi kedepan...

assalamu'alaikum

keluarga baru