Skip to main content

Menunggu Hujan


Hujan
kutunggu dirimu, bukan di persimpangan
tak lagi kutunggu hadirmu
karena sudah sekian lama kau membasahi jalanku
menunda kepulanganku
hujan
kutunggu usaimu di penghujung senja
saat kumulai merindu rumahku
yang penuh onggokan baju kusut masai
semoga saja tidak pula kau hujani mereka
hujan
walau aku merindumu
sejuk segar dalam guyuranmu
tapi sungguh aku tidak punya nyali
untuk berlari menghambur pada dekapanmu
menghirup lepas curahan kesegaranmu
hujan di sore ini
melepas anganku liar tidak seperti biasanya
yang selalu tertata dalam kotak
hujan kutunggu dirimu berlalu
sudah puas pula aku berangan
dan gelap pun telah menghadang
bahagiaku mengalir pula bersamamu


Comments

Popular posts from this blog

tante nita

kangen... tan

Kangen

Hari ini judulnya kangeen semua ... . Mbah kakung sama Atha n Ammar...

Berdamai dengan Ujian

Surat Al Baqarah (2:148) Sahih International For each [religious following] is a direction toward which it faces. So race to [all that is] good. Wherever you may be, Allah will bring you forth [for judgement] all together. Indeed, Allah is over all things competent. belajar menjadi kuat, saat kita terpuruk dalam lemah, lelah, sakit dan kurang karena kitalah yang bisa menjadikan kuat, semangat, sehat dan berlebih berazzam dengan ikhtiar dan doa untuk melewati waktu-waktu penuh sedih dan luka karena kebahagiaan hanya ada di hati kita Kubuka sedikit rahasia hati Akupun sama merasa lemah, lelah, sakit dan kurang mungkin jauh berlebih dari yang kau rasa Waktuku pun penuh berisi sedih dan luka Tapi senyumku tetap mengembang Kalbuku menjadi tenang Hati ini hanya bersandar pada Alloh Maha Berkehendak tidak akan kupinta kata bahagia darimu teman karena akupun tidak akan membuatmu bahagia tidak akan kugantungkan asa padamu juga karena kuasapun tak ada padamu sometimes ...